Sensor Kapiler Optoelektronik

Sensor kapiler optoelektronik merupakan sensor serat optik yang digunakan untuk memeriksa cairan kimia dan biokimia. Sensor kapiler merupakan sub-set dari sensor cairan yang didasarkan pada keakuratan pengaturan volume dan pergerakan cairan disekitar sensing head. Prinsip kerja dari sensor kapiler adalah pengukuran tidak langsung, dengan cairan bertindak sebagai tranduser suhu atau tekanan dan mengubahnya kedalam bentuk informasi yang sesuai.

read more

Advertisements

Tomografi Listrik Untuk Aplikasi Medis

Berbagai instrumentasi tomografi telah dirancang dan dikembangkan untuk aplikasi baik dalam bidang medis maupun industri. Tomografi di bidang medis berperan sangat penting untuk mendiagnosa suatu penyakit dengan cara melihat “tembus pandang” organ dan jaringan. Mode tomografi yang paling umum dijumpai pada bidang medis antara lain Magnetic Resonance Imaging (MRI), X-ray CT-Scan, Positron Emitted Thomography (PET) dan tomografi ultrasonik. Tomografi juga banyak digunakan di industri untuk memonitoring dan melakukan investigasi berbagai proses produksi[1,2]. Perkembangan tomografi pada bidang industri tidak hanya fokus pada memperoleh citra dengan resolusi tinggi namun juga mempunyai kecepatan scanning yang cukup tinggi dan harga yang relatif murah[2]. Beberapa mode tomografi yang dikembangkan antara lain Electrical Impedance Tomography (EIT), Electrical Capacitance Tomography (ECT), dan Electrical Resistance Tomography (ERT)[1,2,3]. Selain digunakan di Industri, beberapa peneliti telah mengembangkan tomografi listrik untuk aplikasi medis[4,5,6].

read more

Cardiac Pacing

Pacu jantung (cardiac pacing) merupaka perangkat medis yang menggunakan impuls listrik untuk mengatur ritme jantung melalui elektroda yang dihubungkan ke bagian tertentu jantung. Alat pacu jantung berfungsi menjaga detak jantung dari ritme yang tidak normal baik sebagai akibat sel pemacu jantung alami tidak cukup cepat, atau ada hambatan pada sistem konduksi listrik jantung. Beberapa pengaturan yang dilakukan alat pacu jantung antara lain: (1) mempercepat irama jantung yang lambat, (2) membantu mengendalikan irama jantung abnormal atau cepat, (3) mengkordinasi sinyal listrik antara bilik atas dan bawah dari jantung, (4) menkoordinasi sinyal listrik antar ventrikel, dan (5) Mencegah aritmia berbahaya yang disebabkan oleh kelainan yang disebut sindrom QT panjang. [1,2,3].

Sistem pacu jantung terdiri dari generator pulsa dan elektroda konduktif (lead). Generator pulsa terbungkus rapat dalam titanium. Logam titaium digunakan karena selain ringan dan kuat juga bersifat biokompatibel. Generator pulsa terdiri dari battery dan rangkaian elektronik yang menghasilkan pulsa dan sekaligus mendeteksi aktifitas jantung. Lead merupakan kabel yang diisolasi dengan silikon dan/atau polyurethane. Lead berfungsi menghantarkan sinyal listrik dari generator pulsa ke jantug dan sekaligus menghantarkan sinyal myocardial kembali ke alat pacu jantung sebagai umpan balik[1,2,3,4,5].

read more